PENERAPAN DIVERSI SEBAGAI PERGESERAN TANGGUNG JAWAB PIDANA PADA SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK (STUDI KASUS DI KEJAKSAAN NEGERI BANYUWANGI)

MUNAFISAH, HANUN LUTHFIYATUL (2025) PENERAPAN DIVERSI SEBAGAI PERGESERAN TANGGUNG JAWAB PIDANA PADA SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK (STUDI KASUS DI KEJAKSAAN NEGERI BANYUWANGI). Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

[thumbnail of 231003742010453-SKRIPSI.pdf] Text
231003742010453-SKRIPSI.pdf

Download (736kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan diversi sebagai pergeseran tanggung jawab pidana pada sistem peradilan pidana anak di Kejaksaan Negeri Banyuwangi dan untuk mengetahui Kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan diversi pada sistem peradilan pidana anak di Kejaksaan Negeri Banyuwangi dan upaya mengatasinya. Tipe penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis normatif.Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan diversi sebagai pergeseran tanggung jawab pidana pada sistem peradilan pidana anak di Kejaksaan Negeri Banyuwangi dengan berfokus pada prinsip keadilan restoratif, sebagaimana diatur dalam UndangUndang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Proses diversi melibatkan berbagai pihak seperti anak sebagai pelaku, korban, keluarga, dan tokoh masyarakat yang berperan sebagai mediator. Diversi membantu mengurangi beban sistem peradilan formal dan memperkuat program pembinaan yang berorientasi pada rehabilitasi dan pembinaan karakter anak.Proses diversi melibatkan berbagai pihak, termasuk anak sebagai pelaku, korban, keluarga dari kedua belah pihak, dan tokoh masyarakat yang berperan dalam mencapai kesepakatan damai.Kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan diversi pada sistem peradilan pidana anak di Kejaksaan Negeri Banyuwangi yaitu minimnya pemahaman diversi, keterbatasan sumber daya manusia, koordinasi dengan pihak terkait, resistensi dari pihak korban, monitoring dan evaluasi pasca-diversi. Untuk mengatasi kendala ini, kejaksaan perlu mengambil upaya mengatasinya yaitu meningkatkan pelatihan untuk jaksa, memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, sosialisasi kepada masyarakat, kebijakan khusus untuk pengawasan pascadiversi dan peningkatan infrastruktur dan teknologi pendukung

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Diversi, Tanggungjawab, Pidana Anak
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74201 - S1 Hukum
Depositing User: Fakultas Hukum
Date Deposited: 23 May 2025 04:11
Last Modified: 23 May 2025 04:11
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/1788

Actions (login required)

View Item
View Item