Sariyono, Sariyono (2024) ANALISIS PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA DI WILAYAH KECAMATAN GEMAWANG KABUPATEN TEMANGGUNG. Masters thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.
WhatsApp Image 2025-05-19 at 08.42.40.pdf
Download (448kB)
Abstract
Adanya masalah dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan desa, seperti
pembagian perencanaan yang tidak merata, hasil yang lebih bersifat keinginan
daripada prioritas, dan kurangnya pemahaman serta kesulitan mengikuti aturan
pedoman perencanaan desa. Hal ini memengaruhi kualitas hasil Musyawarah
Pembangunan Desa, yang dapat membaik jika pemerintah desa mematuhi proses
perencanaan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini
untuk mendeskripsikan dan menganalisis Proses Perencanaan Pembangunan Desa
di wilayah Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung dan faktor-faktor
penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berfokus
pada proses, pembentukan tim penyusun, penyelenggaraan serta faktor-faktor
penghambat perencanaan pembangunan desa dengan informan yang berjumlah 10
orang. Data dikumpulkan melalui 3 tahap yaitu Penelitian, observasi, dan
dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan kesimpulan.
Hasil penelitian ini adalah 1) proses perencanaan pembangunan desa di wilayah
Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung, melibatkan langkah-langkah
mulai dari pengumpulan data, analisis kebutuhan, penyusunan rencana, hingga
evaluasi. Partisipasi aktif dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, lembaga terkait,
dan masyarakat menjadi kunci, di mana persyaratan utama terpenuhi dengan adanya
data komprehensif, partisipasi masyarakat yang aktif, serta rencana pembangunan
yang didasarkan pada analisis data yang akurat. Pembentukan tim penyusun
perencanaan juga mengedepankan koordinasi dan representasi yang sesuai,
sementara sosialisasi Musrenbang Desa dan pengambilan keputusan melibatkan
koordinasi aktif dan pemahaman yang baik terhadap pedoman yang berlaku,
meskipun beberapa informan menyoroti perlunya peningkatan koordinasi,
keterlibatan masyarakat yang lebih luas, dan aspek pengambilan keputusan yang
lebih ketat dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan desa. 2) Faktor-faktor
penghambat dalam perencanaan pembangunan desa meliputi masalah
kelembagaan, minimnya koordinasi, dokumentasi kurang lengkap, partisipasi
masyarakat rendah, jumlah staf yang minim, kapasitas teknis terbatas, keterlibatan
anggota BPD kurang, keahlian teknis terbatas, dukungan finansial minim,
keterampilan memfasilitasi kurang, dan minimnya pemahaman masyarakat. Untuk
mengatasi hal ini, penting meningkatkan kesadaran masyarakat, kapasitas staf]
koordinasi lembaga, dan akses informasi dan pelatihan
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perencanaan Pembangunan Desa, Pendukung, Faktor Penghambat |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik > 63101 - S2 Administrasi Publik |
| Depositing User: | Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik |
| Date Deposited: | 25 May 2025 15:17 |
| Last Modified: | 25 May 2025 15:17 |
| URI: | http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/1815 |
