MEKANISME PENYELESAIAN PERKARA ROL PELANGGARAN LALU LINTAS OLEH PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI WILAYAH HUKUM POLRES BATANG

KHANNA, RACHFIK (2025) MEKANISME PENYELESAIAN PERKARA ROL PELANGGARAN LALU LINTAS OLEH PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI WILAYAH HUKUM POLRES BATANG. Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

[thumbnail of 211003742018577-SKRIPSI.pdf] Text
211003742018577-SKRIPSI.pdf

Download (807kB)

Abstract

Jalan tidak hanya berfungsi sebagai sarana perhubungan tetapi lebih dari itu bahwa dengan adanya jalan manusia dapat mencukupi kebutuhannya. Mengingat arti pentingnya jalan maka untuk penggunaan, pemanfaatan dan pemakaiannya diperlukan pengaturan. Dalam hal ini pemerintah berusaha secara nyata untuk mewujudkan pengaturannya yakni dengan diundangkannya Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dan peraturan pelaksanaan lainnya. Meskipun telah diberlakukannya undang-undang tersebut akan tetapi pelanggaran lalu lintas jalan dari tahun ke tahun semakin meningkat.terlebih lagi yang dilakukan oleh pemakai sepeda motor. Dari uraian tersebut dapat dirumuskan suatu permasalahan sebagai berikut bagaimana mekanisme penyelesaian perkara rol pelanggaran lalu lintas jalan terhadap pemakai sepeda motor di Polres Batang serta kendala-kendala yang dihadapi oleh aparat penegak hukum dalam menyelesaikan perkara rol pelanggaran lalu lintas jalan terhadap pemakai sepeda motor di Polres Batang ?. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian diskritif analitis dan sumber data yang digunakan berupa data primer dan sekunder serta metode pengumpulan data mengunakan data kepustakaan. Hasil penelitian dapat dijelaskan mekanisme penyelesaian perkara rol pelanggaran lalu lintas melalui lima tahap yaitu penyelidikan dan penyidikan, penuntutan, pemeriksaan dalam sidang pengadilan, pelaksana putusan dan upaya hukum. Penyelidikan dan penyidikan dilakukan oleh polisi atau PNS dengan syaratsyarat tertentu. Kendala-kendala yang dihadapi oleh aparat penegak hukum di Polres Batang terdiri dari berbagai faktor, antara lain faktor manusia (penegak hukum, pelaku pelanggar, pihak lain), faktor fasilitas, faktor hukumnya. Berdsarkan faktorfaktor kendala tersebut diharapkan dapat mendukung serta meningkatkan kesadaran hukum terutama terhadap pemakai jalan pada umumnya dan pemakai sepeda motor pada khususnya

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Penyelesaian,Perkara Rol,Lalu Lintas
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74201 - S1 Hukum
Depositing User: Fakultas Hukum
Date Deposited: 26 May 2025 06:11
Last Modified: 26 May 2025 06:11
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/1824

Actions (login required)

View Item
View Item