PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN DI KEPOLISIAN SEKTOR BOJONG KABUPATEN PEKALONGAN

WIHARYANTO, ARIF (2025) PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN DI KEPOLISIAN SEKTOR BOJONG KABUPATEN PEKALONGAN. Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

[thumbnail of 211003742018667-SKRIPSI.pdf] Text
211003742018667-SKRIPSI.pdf

Download (1MB)

Abstract

Tindak pidana pencurian merupakan tindakan yang melanggar norma baik hukum maupun agama. Setiap agama melarang pemeluknya melakukan pencurian karena tindakan tersebut dapat merugikan korban dan mengganggu ketertiban masyarakat. Sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). penyidikan bertujuan menegakkan hukum terhadap pencurian dengan pemberatan, namun kenyataannya belum dapat dijadikan faktor penjeraan dan shock terapy bagi pelaku. Permasalahan yang timbul berkaitan dengan penegakan hukum pidana terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan kendala dan solusi penegakkan hukum pidana terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif, dengan hasil penelitian, bahwa Penegakan hukum terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Kepolisian Sektor Bojong dilakukan melalui upaya preventif dan represif. Upaya preventif mencakup peningkatan patroli rutin, penyuluhan kepada masyarakat, serta penguatan sistem keamanan lingkungan seperti Siskamling. Sementara itu, upaya represif melibatkan penyelidikan dan penyidikan kasus. Kerja sama dengan pihak lain, seperti pemerintah desa dan sektor swasta, juga menjadi komponen penting dalam penguatan pengawasan dan keamanan.Kendala yang dihadapi dalam penegakan hukum mencakup kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan lingkungan, keterbatasan sumber daya, keterbatasan teknologi, dan keterlambatan laporan dari masyarakat. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut meliputi peningkatan patroli rutin, penyuluhan kepada masyarakat, penguatan sistem keamanan lingkungan (Siskamling), serta kerja sama dengan pihak lain seperti pemerintah dan sektor swasta untuk meningkatkan pengawasan melalui teknologi seperti CCTV. Kombinasi upaya ini, diharapkan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dapat diminimalkan, sehingga menciptakan situasi yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kepolisian, Penegakkan Hukum, Pencurian
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74201 - S1 Hukum
Depositing User: Fakultas Hukum
Date Deposited: 28 May 2025 03:30
Last Modified: 28 May 2025 03:30
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/1847

Actions (login required)

View Item
View Item