PERAN POLRI DALAM PENANGGULANGAN PENYALAHGUNAAN BAHAN PERTANIAN DI OLAH MENJADI BAHAN PELEDAK OLEH REMAJA DI KOTA PEKALONGAN

HIDAYAT, NURUL WILDANUL (2025) PERAN POLRI DALAM PENANGGULANGAN PENYALAHGUNAAN BAHAN PERTANIAN DI OLAH MENJADI BAHAN PELEDAK OLEH REMAJA DI KOTA PEKALONGAN. Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

[thumbnail of 191003742017467- SKRIPSI.pdf] Text
191003742017467- SKRIPSI.pdf

Download (304kB)

Abstract

Indonesia adalah negara hukum yang mengatur kehidupan bermasyarakat dan bernegara berdasarkan prinsip-prinsip hukum. Indonesia mengandalkan peran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk dalam penegakan hukum terkait penyalahgunaan bahan-bahan berbahaya. Salah satu masalah yang dihadapi adalah penyalahgunaan bahan pertanian, seperti pupuk dan bahan kimia, yang diolah menjadi bahan peledak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Polri Dalam Penanggulangan Penyalahgunaan Bahan Pertanian Di Olah Menjadi Bahan Peledak Oleh Remaja Di Kota Pekalongan dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi Polri dalam Penanggulangan Penyalahgunaan Bahan Pertanian yang Diolah Menjadi Bahan Peledak oleh Remaja di Kota Pekalongan. Tipe Tipe penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis normatif.Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primerdan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Polri dalam Penanggulangan Penyalahgunaan Bahan Pertanian yang Diolah Menjadi Bahan Peledak oleh Remaja di Kota Pekalongan yaitu melalui upaya preventif meliputi Efektivitas Program Sosialisasi, Koordinasi Antar-Instansi, Tantangan dalam Penindakan, Minimnya Sarana Rehabilitasiserta upaya represif meliputi Penyelidikan dan Penindakan Hukum, Proses Hukum yang Transparan dan Rehabilitasi dan Pembinaan Pelaku serta kendala yang ditemui Polri dalam Penanggulangan Penyalahgunaan Bahan Pertanian yang Diolah Menjadi Bahan Peledak oleh Remaja di Kota Pekalongan yaitu Kurangnya Pengawasan terhadap Peredaran Bahan Pertanian, Keterbatasan Anggaran dan Sumber Daya, Peran Masyarakat yang Belum Optimal, Tantangan dalam Koordinasi Antar-Instansi, dan Kurangnya Pemahaman Hukum di Kalangan Remaja. Maka upaya yang lebih maksimal harus dilakukan untuk memastikan masyarakat, terutama remaja, tidak terlibat dalam tindak pidana ini. Polri juga perlu terus memperkuat kapasitas dan sumber daya untuk menghadapi ancaman yang semakin berkembang

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Peran Polri, Bahan Peledak, Remaja
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74201 - S1 Hukum
Depositing User: Fakultas Hukum
Date Deposited: 12 Jun 2025 04:53
Last Modified: 12 Jun 2025 04:53
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/1932

Actions (login required)

View Item
View Item