Sutanto, Sutanto (2022) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REHABILITASI JARINGAN IRIGASI TERSIER (RJIT) DAN KEPEMIMPINAN KEPALA DINAS TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI PENERIMA MANFAAT DI KABUPATEN PEKALONGAN. Masters thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.
WhatsApp Image 2025-06-09 at 07.46.57.pdf
Download (563kB)
Abstract
Implementasi Kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) dan Kepemimpinan Kepala Dinas terhadap Tingkat Kesejahteraan Petani Penerima Manfaat di Kabupaten Pekalongan. Sumber daya alam di Kabupaten Pekalongan, merupakan aset negara dan dapat memberikan sumbangan yang berharga bagi kesejahteraan masyarakat, karena dengan kesejahteraan dapat menjaga harkat dan martabat sebagai bangsa besar. Dengan demikian pembangunan dan kesejahteraan harus dapat dijangkau oleh semua rakyat Indonesia tanpa memandang kaya atau miskin, begitu pula dengan kesejahteraan petani. Kesejahteraan petani adalah konsep yang subyektif, abstrak dan kompleks. Terkait dengan itu, pertanyaan yang segera muncul ialah bagaimanakah mengukur kesejahteraan yang disatu sisi sah secara konseptual dan valid secara empiris, sementara disisi lain mudah dilakukan dan murah dilaksanakan. Penelitian memiliki rumusan masalah sebagai berikut; 1) Bagaimana pengaruh Implementasi Kebijakan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) terhadap Tingkat Kesejahteraan Petani Penerima Manfaat di Kabupaten Pekalongan?. 2) Bagaimana pengaruh Kepemimpinan Kepala Dinas terhadap Tingkat Kesejahteraan Petani Penerima Manfaat di Kabupaten Pekalongan?. 3) Bagaimana pengaruh Implementasi Kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) dan Kepemimpinan Kepala Dinas terhadap Tingkat Kesejahteraan Petani Penerima Manfaat di Kabupaten Pekalongan?. Adapun tujuan dari penelitian ini untukmenganalisis 1) pengaruh Implementasi Kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) terhadap Tingkat Kesejahteraan Petani Penerima Manfaat di Kabupaten Pekalongan. 2) pengaruh Kepemimpinan Kepala Dinas terhadap Tingkat Kesejahteraan Petani Penerima Manfaat di Kabupaten Pekalongan. 3) pengaruh Implementasi Kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RЛIT) dan Kepemimpinan Kepala Dinas terhadap Tingkat Kesejahteraan Petani Penerima Manfaat di Kabupaten Pekalongan. Berdasarkan hasil uji analisis didapatkan hasil bahwa 1) implementasi kebijakan RJIT berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat kesejahteraan petani,, hal ini dapat dilihat dari hasil nilai koefisien beta 0,282, nilai signifikasi sebesar 0,000< 0,05 dan dan koefisien tsebesar 5,496. 2) kepemimpinan Kepala Dinas berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat kesejahteraan petani, nilai signifikasi sebesar 0,000< 0,05 dan dan koefisien tsebesar 4,317. 3) implementasi kebijakan RJIT dan kepemimpinan Kepala Dinassecara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap tingkat kesejahteraan petani hal ini dapat dilihat dari hasil uji ANOVA atau F test adalah 55.477 dengan tingkat signifikan 0,000.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Implementasi Kebijakan, Kepemimpinan, Tingkat Kesejahteraan |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik > 63101 - S2 Administrasi Publik |
| Depositing User: | Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik |
| Date Deposited: | 15 Jun 2025 04:14 |
| Last Modified: | 15 Jun 2025 04:14 |
| URI: | http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/1991 |
