Pembangunan Jembatan pada STA 3+899 Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 6 (Peninjauan Struktur Bawah)

Prasadhana, Yolandito Aziiz Rhama (2025) Pembangunan Jembatan pada STA 3+899 Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 6 (Peninjauan Struktur Bawah). Working Paper. Fakultas Teknik Untag Semarang, Semarang. (Unpublished)

[thumbnail of repositori KP Yolandito Aziiz R.P - 1405_Yolandito _D.pdf] Text
repositori KP Yolandito Aziiz R.P - 1405_Yolandito _D.pdf

Download (2MB)

Abstract

Dengan berakhirnya Kerja Praktek selama 90 hari kerja proyek pembangunan Jembatan Pada tol Jogjakarta - Bawen Sta 3+899 ini, maka banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan terutama mengenai pengetahuan praktik di lapangan, penerapan manajemen proyek sampai penanganan permasalahan yang timbul di lapangan yang selama ini hanya penulis ketahui dari teori-teori di perkuliahan.

Semua pengetahuan ini didapat dari penjelasan-penjelasan serta data-data yang diberikan oleh pemilik proyek yaitu PT Jasa Marga Jogjakarta-Bawen dengan Pelaksana/Kontraktor yaitu PT Adhi Karya (Persero) Tbk pengawas PT. Eskapindo Mantra KSO, Konsultan Perencana yaitu Tim KSO PT Cipta Strada, Pengawas lapangan dan para pekerja, serta dari pengamatan secara langsung di lapangan.

5.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil berdasarkan pengalaman penulis selama mengikuti kegiatan Kerja Praktek adalah sebagai berikut:
a) Pembangunan Jembatan Pada jalan Tol Jogjakarta - Bawen Sta 3+899 ini melibatkan pihak-pihak terkait baik dari pemilik hingga pelaksana proyek guna tercapainya tujuan proyek, yaitu terwujudnya bangunan yang sesuai dengan
kesepakatan, perencanaan.
b) Pada Proyek Pembangunan Jembatan Pada jalan Tol Jogjakarta - Bawen Sta 3+899 ini menggunakan pondasi berjenis Bore pile diameternya 120cm dan
dengan kedalaman 18m.
c) Pile cap tersusun atas tulangan baja yang berdiameter BJTS 420B yang membentuk suatu bidang dengan ketebalan dan lebar yang berbeda-beda.
d) Kolom Struktur merupakan bagian penting dari infrastruktur yang memiliki fungsi untuk mendukung beban vertical dan horizontal yang telah
direncanakan.
e) Sebelum pekerjaan pengecoran dimulai, perlu dilakukan pemeriksaan mengenai diameter tulangan, panjang tulangan, jarak antar tulangan dan jumlah tulangannya, serta pemeriksaan mengenai kedudukan maupun kerapatan bekisting, selain itu bekisting dan bidang yang akan dicor harus bersih dari sampah dan kotoran.
f) Adanya keterlambatan yang telah terjadi pada proyek pembangunan Gedung Pre Treatment Dewatering And Blower WWTP yang dikarenakan beberapa faktor.
g) Proyek Pembangunan Jembatan Pada tol Jogjakareta-Bawen Pada Sta 3+899 ini dalam pelaksanaannya sampai hari terakhir penulis melakukan kerja praktek (1 juni 2024) Total Progres jalan tol seksi 1 25%.

...

Item Type: Monograph (Working Paper)
Uncontrolled Keywords: jembatan, jalan tol, struktur bawah
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Fakultas Teknik > 22201 - S1 Teknik Sipil
Depositing User: Fakultas Teknik
Date Deposited: 22 Jul 2025 07:18
Last Modified: 22 Jul 2025 07:18
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/2189

Actions (login required)

View Item
View Item