Anita, Erike Maya Sofia (2025) PENENTUAN FAKTOR DOMINAN KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN METODE AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS) (Studi Pada: Proyek Pembangunan Gedung Operasi RSUD Kayen, Pati). Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.
TA_ERIKE MAYA_211003222011406 - 1406_C_Erike Maya Sofia Anita.pdf
Download (2MB)
erike maya anita - lembar konsultasi.pdf
Download (200kB)
Abstract
ABSTRAK
Dalam pelaksanaan proyek konstruksi, keterlambatan menjadi salah satu permasalahan yang paling sering terjadi dan berdampak pada biaya, mutu, dan waktu proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan dan menentukan faktor dominan yang paling berpengaruh terhadap keterlambatan proyek pembangunan Gedung Operasi RSUD Kayen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analytical Hierarchy Process (AHP), yang mampu mengurutkan prioritas faktor berdasarkan tingkat kepentingan secara sistematis dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada para stakeholder proyek, termasuk kontraktor, konsultan, dan pengawas lapangan. Analisis dilakukan dengan menyusun hierarki keputusan, membentuk matriks perbandingan berpasangan, menghitung bobot prioritas, dan melakukan uji konsistensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima kelompok faktor utama yaitu Manajerial: Perencanaan yang kurang matang, koordinasi tim yang lemah, lambatnya pengambilan keputusan, pengawasan dan pengendalian lapangan yang tidak efektif; Teknis: perubahan desain saat pelaksanaan, kesalahan teknis di lapangan, keterlambatan pengadaan material konstruksi, kerusakan alat berat; Finansial: keterlambatan pembayaran dari pemilik proyek, kekurangan dana operasional, pembengkakan biaya (cost overrun); Administratif: proses perizinan yang lambat, dokumen kontrak tidak lengkap, prosedur administrasi yang berbelit; Eksternal: cuaca buruk tidak menentu, terjadinya bencana alam, perubahan kebijakan pemerintah. Faktor teknis merupakan penyebab keterlambatan yang paling dominan dengan bobot prioritas 0.486, dan "Kesalahan desain teknis atau spesifikasi” menjadi penyebab spesifik dominan dengan bobot 0.232. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengambilan keputusan untuk perencanaan dan pengendalian proyek-proyek serupa di masa mendatang.
Kata Kunci: Keterlambatan Proyek, Metode AHP, Manajemen Konstruksi, Faktor Dominan
===============================================================
ABSTRACT
In construction project implementation, delays are among the most common issues and significantly impact the project's cost, quality, and timeline. This study aims to identify the factors causing delays and determine the most dominant factor affecting the delay in the construction of the Operating Building at RSUD Kayen. The method used in this research is the Analytical Hierarchy Process (AHP), which can systematically and quantitatively rank the priority of factors based on their level of importance. Data were collected through questionnaires distributed to project stakeholders, including contractors, consultants, and site supervisors. The analysis involved developing a decision hierarchy, constructing pairwise comparison matrices, calculating priority weights, and conducting consistency checks. The results of the study indicate that of the five main groups of factors, namely Managerial: Inadequate planning, weak team coordination, slow decision-making, ineffective field supervision and control; Technical: design changes during implementation, technical errors in the field, delays in procurement of construction materials, damage to heavy equipment; Financial: late payments from project owners, lack of operational funds, cost overruns; Administrative: slow licensing processes, incomplete contract documents, complicated administrative procedures; External: unpredictable bad weather, natural disasters, changes in government policy. Technical factors are the most dominant cause of delays with a priority weight of 0.486, and "Technical design or specification errors" are the dominant specific causes with a weight of 0.232. These findings are expected to be a reference in decision-making for planning and controlling similar projects in the future.
Keywords: Project Delay, AHP Method, Construction Management, Dominant Factor
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keterlambatan Proyek, Metode AHP, Manajemen Konstruksi, Faktor Dominan |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TH Building construction |
| Divisions: | Fakultas Teknik > 22201 - S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | Fakultas Teknik |
| Date Deposited: | 01 Sep 2025 03:59 |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 04:04 |
| URI: | http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/2281 |
