PRATAMA, YOGI (2025) PERAN SHABARA DALAM MENGAMANKAN AKSI DEMONSTRASI DI WILAYAH HUKUM KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.
211003742018973_SKRIPSI.pdf
Download (232kB)
Abstract
Satuan Dalmas Sabhara ini mempunyai tugas untuk menyelenggarakan dan membina fungsi Sabhara Bhayangkara yang mencakup tugas-tugas polisi umum yang meliputi pengaturan, penjagaan, pengawalan, patroli termasuk pengamanan kegiatan masyarakat dan obyek vital, pengendalian massa. Polisi sebagai pelayan masyarakat harus ramah dan sopan dengan masyarakat yang dilayani termasuk dalam etika, serta semua harus dilayani dengan cepat dan penuh simpati khususnya saat menangani aksi demonstrasi. Untuk menciptakan kondisi tertib dan lancar, sangat dibutuhkan hubungan yang harmonis antara masyarakat dengan aparat kepolisian, tindakan-tindakan yang harus diambil oleh aparat kepolisian untuk mewujudkan hubungan dengan masyarakat yang tertib dan efektif, maka dapat dirumuskan masalah bagaimana peran Sabhara di wilayah hukum kota Semarang dalam mengamankan aksi demonstrasi serta hambatan- hambatan yang dihadapi Sabhara di wilayah hukum kota Semarang dalam mengamankan aksi demonstrasi dan upaya yang dilakukan ? Sedangkan metode pengumpulan data dengan cara studi kepustakaan dan situasi lapangan, dan metode analisis data yang digunakan adalah analisa kualitatif dengan menggunakan cara berpikir induktif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Sabhara di wilayah hukum kota Semarang dalam mengamankan aksi demonstrasi telah melaksankana tugas, peran, prosedur serta tanggung jawabnya sesuai ketentuan yang berlaku. Peraturan yang menjadi dasar adalah Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 serta peraturan-peraturan Kepolisian negara Republik Indonesia khususnya yang berkaitan dengan penanganan demonstrasi. Hambatan-hambatan di lapangan, antara lain : hambatan internal hambatan ini berupa jumlah personil satuan Dalmas yang terbagi di Polsek-polsek sehingga sulit dan tidak cepat untuk segera berkumpul jika dikumpulkan secara mendadak ketika ada masyarakat yang melakukan aksi demonstrasi tanpa adanya surat pemberitahuan sebelumnya dan juga keterbatasan sarana dan prasarana perlengkapan yang digunakan. Hambatan eksternal adalah hambatan yang muncul dan berasal dari luar yaitu warga masyarakat sebagai pelaku aksi demonstrasi. antara lain kurangnya kesadaran masyarakat dalam melakukan aksi demonstrasi secara tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku.Bahkan saat melakukan demonstrasi lebih mengedepankan emosi tanpa memahami makna dan tujuan berdemonstrasi sehingga masyarakat yang demikian sangat mudah terprovokasi.Adapun upaya yang dilakukan dengan melakukan sosialisasi, edukasi serta pembinaan kepada masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peran, Pengamanan, Demonstrasi |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > 74201 - S1 Hukum |
| Depositing User: | Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 31 Oct 2025 03:03 |
| Last Modified: | 31 Oct 2025 03:03 |
| URI: | http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/2469 |
