PERAN DAN TANGGUNG JAWAB NOTARIS DALAM PEMBUATAN AKTA TANAH DI GROBOGAN

ZAINURI, ANANG (2025) PERAN DAN TANGGUNG JAWAB NOTARIS DALAM PEMBUATAN AKTA TANAH DI GROBOGAN. Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

[thumbnail of 211003742018848_SKRIPSI.pdf] Text
211003742018848_SKRIPSI.pdf

Download (797kB)

Abstract

Peran notaris sangat vital dalam mendukung kepastian hukum dan tertib administrasi pertanahan. Notaris berperan dalam memfasilitasi transaksi tanah, memastikan legalitas dokumen, dan memberikan perlindungan hukum bagi para pihak yang terlibat. Tanggung jawab ini mencakup verifikasi keabsahan data, identifikasi subjek dan objek hukum, serta kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis peran notaris dalam pembuatan akta tanah di Kabupaten Grobogan, tanggung jawab profesi notaris atas pembuatan akta di bawah tangan menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris di Kabupaten Grobogan serta kendala dan solusi notaris dalam pembuatan akta tanah di Kabupaten Grobogan. Tipe penelitian yang digunakan oleh penulis untuk skripsi ini yaitu penelitian yuridis normatif. Hasil penelitian didapatkan bahwa Notaris berperan sentral sebagai pejabat umum yang berwenang membuat akta autentik, yang menjadi alat bukti hukum dalam transaksi pertanahan dan dasar legalitas dalam proses pendaftaran hak atas tanah. Dalam menjalankan tugasnya, notaris dituntut untuk memberikan kepastian hukum, menjamin validitas dokumen, serta bertindak netral sebagai penengah dalam perjanjian jual beli. Berdasarkan Undang- Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Jabatan Notaris, notaris tidak memiliki kewenangan menjadikan akta di bawah tangan sebagai akta autentik, namun tetap memikul tanggung jawab apabila akta tersebut dilegalisasi di hadapannya. Tanggung jawab ini mencakup aspek administratif, perdata, hingga pidana apabila terdapat kelalaian atau pelanggaran hukum. Penelitian ini juga menemukan bahwa notaris di Kabupaten Grobogan menghadapi sejumlah hambatan, seperti ketidaklengkapan dokumen dari para pihak, rendahnya literasi hukum masyarakat, ketidaksesuaian data pertanahan, serta tekanan eksternal yang dapat mengganggu independensi notaris. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Notaris memiliki fungsi strategis dalam menjamin keamanan hukum transaksi tanah di Kabupaten Grobogan. Namun, dalam praktiknya, terdapat tantangan serius yang menguji integritas, ketelitian, dan profesionalisme notaris. Untuk itu, peningkatan pemahaman hukum bagi masyarakat, penguatan sistem verifikasi dokumen, serta perlindungan terhadap independensi notaris perlu dioptimalkan agar akta tanah yang dibuat benar-benar mencerminkan asas kepastian dan keadilan hukum.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: akta tanah, notaris, peran, tanggung jawab
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74201 - S1 Hukum
Depositing User: Fakultas Hukum
Date Deposited: 04 Nov 2025 07:20
Last Modified: 04 Nov 2025 07:20
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/2517

Actions (login required)

View Item
View Item