PEMBAGIAN HARTA BERSAMA BAGI PASANGAN BERCERAI TANPA ADANYA PERJANJIAN KAWIN (PUTUSAN NOMOR 3067/Pdt.G/2021/PA.Bbs)

FATIMATUS ZAHROH, ADDINAR (2025) PEMBAGIAN HARTA BERSAMA BAGI PASANGAN BERCERAI TANPA ADANYA PERJANJIAN KAWIN (PUTUSAN NOMOR 3067/Pdt.G/2021/PA.Bbs). Masters thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

[thumbnail of Addinar Fatimafus Zahroh 2025.pdf] Text
Addinar Fatimafus Zahroh 2025.pdf

Download (3MB)

Abstract

Persoalan mengenai pembagian harta bersama pasca-perceraian masih dianggap tabu di tengah masyarakat, khususnya bagi pasangan suami istri yang telah bercerai. Rendahnya pemahaman terhadap ketentuan hukum mengenai harta bersama sering kali menyebabkan sulitnya pelaksanaan putusan pengadilan, yang pada akhirnya menimbulkan konflik karena pembagian yang dianggap tidak adil atau tidak sesuai kesepakatan. Penelitian ini mengangkat tiga rumusan masalah: (1) bagaimana ketentuan hukum mengenai harta bersama dan harta bawaan setelah perceraian; (2) bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Nomor 3067/Pdt.G/2021/PA.Bbs; dan (3) apa akibat hukum dari putusan tersebut terhadap pembagian harta bersama. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan putusan pengadilan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian harta bersama telah diatur dalam Undang-Undang Perkawinan, KUH Perdata, dan Kompilasi Hukum Islam. Pasal 35 Undang-Undang Perkawinan menyatakan bahwa harta yang diperoleh selama perkawinan merupakan harta bersama, kecuali ditentukan lain

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Perlindungan; Jual beli; Tidak diketahui keberadaannya.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74102 - S2 Kenotariatan
Depositing User: Fakultas Hukum S2
Date Deposited: 13 Nov 2025 11:43
Last Modified: 13 Nov 2025 11:43
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/2595

Actions (login required)

View Item
View Item