ANALISIS KINERJA JALAN KOMPOL MAKSUM KOTA SEMARANG

Faisol, Muhammad (2026) ANALISIS KINERJA JALAN KOMPOL MAKSUM KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

[thumbnail of MUHAMMAD FAISOL - 241003222011923 - KELAS B - 24.1923_B_ MUHAMMAD FAISOL (1).pdf] Text
MUHAMMAD FAISOL - 241003222011923 - KELAS B - 24.1923_B_ MUHAMMAD FAISOL (1).pdf

Download (2MB)

Abstract

Jalan Kompol Maksum terletak di wilayah Kecamatan Semarang Selatan mempunyai panjang 574 meter dan mempunyai lebar jalan rata-rata 11 meter , namun terdapat penyempitan jalan
menjadi 10,20 meter di ujung ruas jalan arah Peterongan. Di jalan ini terdapat pusat pertokoan, poliklinik, sekolah, gereja, rumah sakit. Dengan padatnya aktivitas tersebut membuat area parkir tidak memadai , akhirnya mereka menggunakan badan jalan sebagai area parkir. Terutama pada jam sibuk dan jam pulang sekolah, sehingga mengakibatkan kemacetan. Metode penelitian dilakukan dengan survey untuk mendapatkan data primer. Setelah itu, data dianalisis berdasarkan MKJI (Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 ) . Dari hasil survey jalan Kompol Maksum memiliki volume pada Sesi 1 sebesar 3037,6 smp/jam, pada Sesi 2 sebesar 2724,9 smp/jam, pada Sesi 3 sebesar 2931,9 smp/jam . Sedangkan hasil perhitungan kapasitas jalan diperoleh jumlah kapasitas maksimum sebesar 3449,16 smp/jam. Terjadinya kecepatan di jalan Kompol Maksum,
mengalami penurunan kecepatan adalah sebesar 412,07 %. , dari kecepatan arus rencana ( FV= 48,36 km/jam <FVo = 55 km/jam ) . Penilaian kinerja di jalan Kompol Maksum saat ini kurang
mampu melayani volume ,yang dibuktikan dengan hasil perhitungan derajat kejenuhan ( Degree of Saturation ) yaitu sebesar 0,88 pada Sesi 1 , 0,79 pada Sesi 2 , 0,85 pada Sesi 3 , sedangkan
batas maksimum kinerja jalan yang ideal yaitu memiliki nilai DS < 0,75. Dari hasil analisis Sesi 1 diperoleh tingkat pelayanan dengan kategori E Kecapatan lalu lintas sangat rendah karena
hambatan interval lalu lintas tinggi, Pengemudi mulai merasakan kemacetan- kemacetan durasi pendek. Pada Sesi 2 diperoleh tingkat pelayanan dengan kategori D , yaitu Arus mendekati tidak stabil , volume lalu lintas tinggi , kecepatan masih di tolerir namun sangat dipengaruhi oleh perubahan kondisi arus lalu lintas. Kepadatan lalu lintas sedang , fluktuasi volume lalu lintas dan hambatan lalu lintas internal dan hambatan temporer dapat menyebabkan penurunan kecepatan yang besar. Pada Sesi 3 diperoleh tingkat pelayanan dengan kategori nilai E Kecapatan lalu lintas sangat rendah karena hambatan interval lalu lintas tinggi, Pengemudi mulai merasakan kemacetan- kemacetan durasi pendek.

Kata kunci: Derajat Kejenuhan, Kecepatan Arus Bebas, Kapasitas Jalan, MKJI 1997

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Derajat Kejenuhan, Kecepatan Arus Bebas, Kapasitas Jalan, MKJI 1997
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Fakultas Teknik > 22201 - S1 Teknik Sipil
Depositing User: Fakultas Teknik
Date Deposited: 28 Feb 2026 05:45
Last Modified: 02 Mar 2026 03:47
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/2890

Actions (login required)

View Item
View Item