Proyek Pembangunan Gedung Bpr Artha Tanah Mas Ngaliyan

Setiawan, Fariz Wahyu (2026) Proyek Pembangunan Gedung Bpr Artha Tanah Mas Ngaliyan. Working Paper. Fakultas Teknik Untag Semarang, Semarang. (Unpublished)

[thumbnail of Repositori Fariz Wahyu S. (221003222011679) - fariskariot.pdf] Text
Repositori Fariz Wahyu S. (221003222011679) - fariskariot.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kesimpulan

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan selama Kerja Praktek di Proyek Pembangunan Gedung BPR Artha Tanah Mas Ngaliyan, Semarang dapat disimpulkan bahwa:

1. Pada Proyek Pembangunan Gedung BPR Artha Tanah Mas Ngaliyan, Semarang dilakukan dengan menggunakan metode konvensional. Metode konvesional sendiri diterapkan pada pekerjaan kolom, balok, dan pelat lantai dengan menggunakan beton bertulang dengan kekuatan 25 Mpa dan 35 Mpa.

2. Tahap pelaksanaan pekerjaan konstruksi pada Proyek Pembangunan Gedung BPR Artha Tanah Mas Ngaliyan, Semarang dilaksanakan pada pekerjaan kolom yaitu dimulai dari pekerjaan penulangan, pekejaan beton decking dan ikatan antar tulangan,
pekerjaan bekisting, pekerjaan pengecoran, pekerjaan pelepasan bekisting dan pekerjaan curring. Tahap pelaksanaan pada balok dan pelat lantai sendiri yaitu pekerjaan persiapan balok dan panel bekisting, pekerjaan bawah bekisting, pekerjaan penulangan, pekerjaan panel bekisting samping balok, pekerjaan pengecoran dan curring.

3. Manfaat yang didapatkan selama melaksanakan Kerja Praktek di Proyek Pembangunan Gedung BPR Artha Tanah Mas Ngaliyan, Semarang adalah mendapatkan pengetahuan untuk bekal dikemudian hari pada saat bekerja ataupun pada saat terjun dilapangan, menambah pengalaman. Pelaksanaan proyek tidak selalu berjalan dengan lancar, banyak ditemukan hambatan seperti keadaan cuaca yang tidak menentu sehingga dapat menunda pekerjaan pengecoran dll.

4. Proyek pembangunan gedung BPR Artha Tanah Mas sudah mencapai 60% pekerjaan.

5.2 Saran

Berdasarkan pengalaman yang didapat selama kerja Praktek di Proyek Pembangunan Gedung BPR Artha Tanah Mas Ngaliyan, Semarang penulis mencoba mengemukakan pendapat atau saran mengenai pelaksanan Kerja Praktek sebagai berikut:

1. Melakukan pengawasan yang ketat selama konstruksi untuk memastikan bahwa semua pekerjaan dilakukan sesuai dengan standar yang ditetapkan dan sesuai dengan rencana karena metode konvensional dapat melibatkan risiko tinggi bagi pekerja.

...

Item Type: Monograph (Working Paper)
Uncontrolled Keywords: Bank Perkreditan, metode konvensional, gedung bertingkat, penulangan
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TH Building construction
Divisions: Fakultas Teknik > 22201 - S1 Teknik Sipil
Depositing User: Fakultas Teknik
Date Deposited: 04 Mar 2026 03:55
Last Modified: 04 Mar 2026 03:55
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/2905

Actions (login required)

View Item
View Item