PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA ATAS KELALAIAN MEDIK YANG MENYEBABKAN PASIEN CEDERA ( Studi Yuridis Terhadap Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 233 K/PID.SUS/2021 )

Tsan, Riki (2026) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA ATAS KELALAIAN MEDIK YANG MENYEBABKAN PASIEN CEDERA ( Studi Yuridis Terhadap Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 233 K/PID.SUS/2021 ). Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

[thumbnail of 241003742010847_SKRIPSI.pdf] Text
241003742010847_SKRIPSI.pdf

Download (897kB)

Abstract

Penelitian ini memaparkan dan menelaah pertanggungjawaban pidana dokter akibat kelalaian medik pada Tindak Pidana Medik yang menyebabkan pasien cedera serta studi yuridis terhadap Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 233 K/PID.SUS/2021. Permasalahan penelitian meliputi dasar pertanggungjawaban pidana dokter atas kelalaian medik serta ketepatan penerapan hukum dalam putusan yang menyatakan dr. ES bersalah dan dipidana dengan pidana kurungan. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan kasus/studi kasus, yang menggunakan bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pidana dokter hanya dapat dikenakan apabila terbukti adanya kelalaian medik berat yang menyimpang dari standar profesi,pelayanan dan SPO serta memiliki hubungan kausalitas langsung dengan cedera pasien, sedangkan kelalaian medik ringan seharusnya diselesaikan melalui mekanisme nonpidana. Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 233 K/PID.SUS/2021 dinilai kurang tepat karena tidak terbukti adanya hubungan kausalitas antara kelalaian medik berat dengan cedera pasien sehingga lebih tepat dipandang sebagai risiko medis yang melekat pada tindakan medik. Dengan demikian, pemidanaan terhadap dr. ES tidak sepenuhnya sesuai dengan prinsip pertanggungjawaban pidana dalam hukum pidana medik. Disamping itu,penjatuhan pidana kurungan kepada dr. ES oleh Mahkamah Agung berdasarkan Pasal 79 huruf c Undang-Undang Praktik Kedokteran tidak memiliki landasan yuridis karena norma ketentuan pidana kurungan di dalam pasal tersebut tidak lagi mempunyai kekuatan hukum mengikat setelah dikeluarkannya putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 4/PUU -V/2007

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: pertanggungjawaban pidana dokter, kelalaian medik, tindak pidana medik, hubungan kausalitas, Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 233 K/PID.SUS/2021
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74201 - S1 Hukum
Depositing User: Fakultas Hukum
Date Deposited: 17 Jun 2026 07:58
Last Modified: 17 Jun 2026 07:58
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/3077

Actions (login required)

View Item
View Item