., SUYANTO (2026) PELAKSANAAN PENYIDIKAN TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN (STUDI KASUS DI POLRES TEMANGGUNG). Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.
231003742010553_ SKRIPSI.pdf
Download (643kB)
Abstract
Wilayah Kepolisian Resor Temanggung, masih banyak jenis kejahatan yang memiliki frekuensi tinggi yaitu kasus pencurian dan banyak kasus pencurian yang belum terselesaikan. Kepolisian sebagai aparat penegak hukum dituntut untuk dapat melaksanakan kewajibannya sesuai wewenang salah satunya adalah upaya penegakan hukum terhadap kriminalitas khususnya pada tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan penyidikan terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan di wilayah hukum Polres Temanggung. Selain itu, untuk mengetahui permasalahan yang ditemukakan oleh penyidik pada saat dilakukan penyidikan kasus tindak pidana dengan pemberatan di polres Temanggung. Jenis penelitian dalam skripsi adalah yuridis sosiologis/empiris. Sumber data penelitian didapatkan dari sumber data primer (hasil wawancara) dan sumber data sekunder yang dibagi menjadi bahan hukum primer (KUHP, KUHAP, Undang- Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia) dan bahan hukum sekunder (buku, jurnal). Data dikumpulkan dengan cara wawancara dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan secara kualitatif.Berdasarkan hasil penelitian pelaksanaan penyidikan terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Polres Temanggung sudah sesuai dengan ketentuan Undang- Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang KUHAP. Selain itu permasalahan yang ditemukan dalam pelaksanaan penyidikan, yaitu diantaranya jumlah kasus tidak sebanding dengan jumlah penyidik di Polres Temanggung, penyidik dituntut melakukanpenyidikanbeberapakasus secarabersamaan,penadahhasil curianberada diluar wilayah Kabupaten Temanggung, barang hasil curian dijual terpisah, pelaku melakukan tindak pidana pencurian secara terencana dan terorganisir, barang hasil curian tidak langsung dijual namun ditampung terlebih dahulu, pelaku menggunakan modus operandi baru, tempat menyembunyikan barang curian terpisah, barang curian identitas dan surat kendaraan diubah dan dipalsukan, pelaku mengubah fisik barang, luasnya wilayah hukum Polres Temanggung memungkinkan pelaku berpindah- pindah tempat bahkan mungkin pelaku melarikan diri ke luar wilayah Temanggung
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > 74201 - S1 Hukum |
| Depositing User: | Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 01:59 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 01:59 |
| URI: | http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/3078 |
