PENANGGULANGAN KEKERASAN ANTAR NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I SEMARANG

Mahendra, Nafisa Zhafran (2026) PENANGGULANGAN KEKERASAN ANTAR NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

[thumbnail of 221003742019688_SKRIPSI.pdf] Text
221003742019688_SKRIPSI.pdf

Download (636kB)

Abstract

Narapidana sebgai bagian dari manusia juga perlu adanya hubungan dengan manusia lainnya. Seorang narapidana yang ditempatkan di lembaga pemasyarakatan hanya dibelenggu kebebasannya sesat. Narapidana yang ditempatkan di lembaga pemasyarakatan diharapkan bisa memperbaiki diri dan menyadari akan kesalahan yang pernah dilakukan. Tindak pidana bisa terjadi dimana saja, kapan saja dan ditempat mana saja, termasuk di lembaga pemasyarakatan. Tindak pidana yang terjadi disitu bisa bermacam-macam baik model maupun kejadiannya termasuk tindak pidana kekerasan antara narapidana. Kekerasan antar narapidana bisa saja terjadi sewaktu-waktu yang dilatar belakangi berbagai macam faktor baik eksternal maupun internal. Sedangkan sistem pemasyarakatan yang diinginkan untuk menjalankan fungsinya dengan memberikan perlindungan kepada narapidana terhadap sesama narapidana. Rumusan masalah yang ada dalam penelitian ini adalah: bagaimana upaya penaggulangan kekerasan antar narapidana yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang?. Dan Kendala apa sajakah yang dihadapai oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang dalam melakukan penanggulangan kekerasan antar narapidana?. Berdaarkan hasil penelitan dapat diketahui sebagai berikut: upaya Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang dalam melakukan penaggulangan kekerasan antar narapidana dengan melakukan upaya preventif dan upaya represif. Upaya preventif adalah upaya pencegahan sebelum terjadinya kejahatan. Upaya preventif dapat dipahami sebagai serangkaian upaya yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk mencegah terjadinya peristiwa atau keadaan yang tidak diinginkan. Sedangkan upaya represif adalah menerapkan saksi kepada narapidana yang melakukan kekerasan antar narapidana dengan tegas. Untuk kendala yang dihadapi oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang dalam menanggulangi kekerasan antar narapidana disebabkan karena: jumlah narapidana yang melebihi kapasitas; kurangnya jumlah petugas keamanan yang mengamankan lembaga pemasyarakatan; terbatasnya sarana dan prasarana yang ada di dalam Lembaga Pemasyrakatan Kelas I Semarang; dan belum adanya ahli pisikolog didalam lembaga pemasyarakatan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Penanggulangan, Kekerasan, Narapidana.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74201 - S1 Hukum
Depositing User: Fakultas Hukum
Date Deposited: 18 Jun 2026 02:40
Last Modified: 18 Jun 2026 02:40
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/3082

Actions (login required)

View Item
View Item