Gozali, Ridwan (2026) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TAWURAN ANTARDESA SEBAGAI BENTUK KEKERASAN TINDAK PIDANA KEKERASAN KUHP. Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.
221003742019391_SKRIPSI.pdf
Download (514kB)
Abstract
Kitab undang- undang Hukum Pidana (KUHP) berkenan dengan peristiwa- peristiwa dimana terjadi benturan kepentingan seseorang dengan orang lain, anatara seseorang dengan masyarakat, dan sweseorang dengan negara. Dalam hal kepentingan antara seseorang dengan orang lain, tercakup peristiwa berupa bentuiran kepentingan antara satu orang lain, sampai pada benturan kepentingan yang melibatkan bebrapa orang malahan sampai pada benturan kepentingan orang banyak. Untuk itu didalam KUHP telah tersedia ketentuan- ketentuaan yang berkenaan dengan adanya lebih dari satu orang sebagai pelaku tindak pidana. Untuk memproleh jawaban dari permasalahan, metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah metode penelitian hukum normatif-empiris. Mengenai bagaimana implementasi ketentuan hukum normatif (undang-undang) dalam aksinya disetiap peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam suatu masyarakat. Dari hasil penelitian diproleh kesimpulan bahwa bahwa terhadap peristiwa tawuran (perkelahian beramai-ramai) yang mengganggu ketertiban umum/meresahkan masyarakat, baik yang mengakibatkan terjadinya korban (luka, luka berat, mati, atau kerusakan barang) maupun yang tidak mengakibatkan korban, lebih tepat dikenakan Pasal 170 KUHP. Jika tawuran menimbulkan korban luka berat atau mati barulah dapat dituntut berdasarkan Pasal 358 KUHP.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | tawuran, antar Desa, dalam KUHP |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > 74201 - S1 Hukum |
| Depositing User: | Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 04:45 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 04:45 |
| URI: | http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/3117 |
