Pelaksanaan Program Reintegrasi Sosial di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi

Setyono, Joko (2026) Pelaksanaan Program Reintegrasi Sosial di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi. Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

[thumbnail of 221003742019210_SKRIPSI.pdf] Text
221003742019210_SKRIPSI.pdf

Download (814kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program reintegrasi sosial bagi warga binaan pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi serta mengkaji hambatan dan upaya pengembangannya dalam rangka mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan. Reintegrasi sosial merupakan bagian penting dari sistem pemasyarakatan yang bertujuan mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali dan berfungsi secara wajar di tengah masyarakat setelah menjalani masa pidana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan. Data diperoleh melalui wawancara dengan Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Pembimbing Kemasyarakatan, warga binaan pemasyarakatan dengan latar belakang kasus yang berbeda, serta pihak eksternal yaitu Yayasan IPWL Al Ma’laa, disertai dengan studi dokumen dan peraturan perundang-undangan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program reintegrasi sosial di Lapas Kelas IIB Purwodadi telah berjalan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dan peraturan pelaksanaannya, yang meliputi pembinaan kepribadian, pembinaan kemandirian, asimilasi kerja, pembebasan bersyarat, serta pendampingan oleh Pembimbing Kemasyarakatan. Program ini dinilai cukup efektif dalam mempersiapkan warga binaan secara mental, sosial, dan keterampilan kerja, serta berkontribusi dalam menekan risiko residivisme. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan berbagai hambatan, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan sarana dan anggaran, kendala administratif, perbedaan tingkat motivasi warga binaan, serta stigma dan kurangnya penerimaan masyarakat terhadap mantan warga binaan. Selain itu, keterbatasan jumlah Pembimbing Kemasyarakatan juga memengaruhi efektivitas monitoring dan pendampingan pasca pembinaan. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan program reintegrasi sosial melalui peningkatan kapasitas dan jumlah sumber daya manusia, optimalisasi kerja sama dengan pihak eksternal, pemanfaatan teknologi dalam monitoring, penguatan dukungan keluarga, serta peningkatan sosialisasi kepada masyarakat guna mengurangi stigma terhadap mantan warga binaan. Dengan penguatan tersebut, diharapkan program reintegrasi sosial dapat berjalan lebih optimal dan mampu mewujudkan tujuan pemasyarakatan secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Reintegrasi Sosial, Warga Binaan Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan, Pembinaan
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74201 - S1 Hukum
Depositing User: Fakultas Hukum
Date Deposited: 30 Jun 2026 02:13
Last Modified: 30 Jun 2026 02:13
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/3186

Actions (login required)

View Item
View Item