SURVEI INVESTIGASI DAN DESAIN (SID) OPTIMASI LAHAN NON RAWA PADA KELOMPOK TANI AJINING TANI KENDALASEM DI KABUPATEN DEMAK

Aqwanas, Hanifah Lutfia (2025) SURVEI INVESTIGASI DAN DESAIN (SID) OPTIMASI LAHAN NON RAWA PADA KELOMPOK TANI AJINING TANI KENDALASEM DI KABUPATEN DEMAK. Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

[thumbnail of hanifah.pdf] Text
hanifah.pdf

Download (309kB)

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi lahan non rawa pada Kelompok Tani Ajining Tani Kendalasem, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan 2027. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan air irigasi pada lahan tadah hujan yang menyebabkan produktivitas tidak stabil. Penelitian dilakukan melalui survei, investigasi, dan desain (SID) untuk memperoleh data mengenai kondisi lahan, ketersediaan air, pola curah hujan, serta perencanaan desain jaringan irigasi. Metode analisis menggunakan perangkat lunak Cropwat 8.0 untuk menghitung kebutuhan air irigasi berdasarkan data klimatologi, tanah, dan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan seluas 50 Ha memiliki potensi untuk meningkatkan indeks pertanaman dari dua kali menjadi tiga kali tanam per tahun dengan dukungan jaringan irigasi yang memadai. Kebutuhan air maksimum 58,500 liter/detik untuk 50 hektar lahan.Desain infrastruktur irigasi difokuskan pada normalisasi saluran sepanjang 999 meter dengan volume galian 1.518,48 m3. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa optimasi lahan non rawa melalui desain jaringan irigasi dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kata Kunci : Survei, Investigasi, optimasi lahan, non rawa, irigasi, Cropwat 8.0,Demak.

===============================================================

Abstract

This study aims to evaluate the potential of non-swamp land in the Ajining Tani Kendalasem Farmer Group, Wedung District, Demak Regency, in order to support the 2027 Food Self-Sufficiency program. The main problem faced is the limitation of irrigation water on rain-fed land, which causes unstable productivity. The research was conducted through surveys, investigations, and designs (SID) to obtain data on land conditions, water availability, rainfall patterns, and irrigation network design planning. The analysis method used Cropwat 8.0 software to calculate irrigation water requirements based on climatology, soil, and crop data. The results of the study show that 50 hectares of land have the potential to increase the planting index from two to three crops per year with the support of an adequate irrigation network. The maximum water requirement is 58,500 liters/second for 50 hectares of land. The irrigation infrastructure design focuses on the normalization of a 999-meter channel with an excavation volume of 1,518.48 m3. The conclusion of this study is that optimizing non-swamp land through irrigation network design can increase agricultural productivity while supporting the national food security program.

Keywords: Survey, Investigation, land optimization, non-swamp, irrigation, Cropwat 8.0, Demak.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Survei, Investigasi, optimasi lahan, non rawa, irigasi, Cropwat 8.0,Demak.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik > 22201 - S1 Teknik Sipil
Depositing User: Fakultas Teknik
Date Deposited: 10 Sep 2025 03:32
Last Modified: 10 Sep 2025 03:32
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/2342

Actions (login required)

View Item
View Item