KONSTRUKSI HUKUM PERJANJIAN PADA DEPOSITO BERJANGKA DI BANK BSI

Saputra, Sebastian Rio (2026) KONSTRUKSI HUKUM PERJANJIAN PADA DEPOSITO BERJANGKA DI BANK BSI. Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

[thumbnail of 221003742019211_SKRIPSI.pdf] Text
221003742019211_SKRIPSI.pdf

Download (431kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis 1) gadai deposito berjangka yang dijaminkan sebagai barang jaminan kredit hutang di Bank BSI dan 2) penyelesaian kredit hutang nasabah apabila debitur mengalami wanprestasi. Tipe penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian ialah deskriptif analisis sehingga analisis yang relevan ialah metode kualitatif. Informan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 3 (tiga) orang yang secara kompetensi sesuai dengan topik penelitian, dan data diperoleh melalui metode wawancara. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa: 1) pemohon yang berkeinginan mengajukan kredit kepada Bank BSI, harus mengambil formulir permohonan kredit pada Bank setempat, jika hanya mengambil blanko permohonan dapat diwakilkan atau datang sendiri. Setelah formulir diambil, selanjutnya mengisi formulir pemohonan kredit dengan data yang aktual dan dapat dipertanggungjawabkan. Pengisian dapat dilakukan di Bank BSI Kantor Cabang Ahmad Yani Semarang maupun dipersiapkan terlebih dahulu di rumah. Setelah formulir terisi dengan benar, formulir diberikan kepada petugas Bank BSI Kantor Cabang Ahmad Yani Semarang, kemudian diserahkan kepada Bagian Kredit untuk diproses selanjutnya. Setelah dilakukan ceking terhadap administrasi pengajuan, petugas melakukan ceking ke lokasi yang dilakukan oleh seksi pemasaran guna melihat validitas data yang ada. Pelaksanaan ceking atau pencocokan data administrasi dengan kondisi di lapangan sangat menentukan kredibilitas kredit. 2) Apabila nasabah mengalami wanprestasi, maka pihak Bank BSI akan melakukan rescheduling pembayaran hingga nasabah memiliki kemampuan untuk membayar, dan apabila dalam kurun waktu tertentu nasabah tetap tidak memiliki kemampuan membayar maka dilakukan pelelangan terhadap jaminan yang diagunkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kredit macet sebagai akibat jaminan giro deposito meliputi; a) nasabah sudah pindah lokasi/tempat tinggal; b) usaha dari debitur mengalami kerugian; c) debitur meninggal dunia, dan ahli waris tidak mampu membayar kewajban debitur; d) jaminan hak atas tanah milik orang lain; e) hak tanggungan mengalami kendala dalam proses lelang, f) petugas bank kurang jeli dalam melakukan survei lapangan dan menaksir jaminan, dan g) karakteristik dari debitur memang seperti itu

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Konstruksi Hukum Perjanjianm, Deposito Berjangka dan BSI
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74201 - S1 Hukum
Depositing User: Fakultas Hukum
Date Deposited: 24 Jun 2026 02:31
Last Modified: 24 Jun 2026 02:32
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/3139

Actions (login required)

View Item
View Item