Ardian, Willi (2025) ANALISIS KINERJA JALAN R.A. KARTINI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang.
REPOSITORY_WILLI ARDIAN_231003222011909 - Willi Ardian.pdf
Download (1MB)
willi ardian - lembar konsultasi.jpeg
Download (57kB) | Preview
Abstract
Pasar Burung Karimata di Kota Semarang merupakan pasar unggas terbesar di Kota Semarang. Seiring berjalannya waktu, Pasar Burung Karimata sudah tidak terlalu ramai, tetapi jalan R. A. Kartini tetap ramai. Hal ini dikarenakan adanya pembangunan Jembatan Kartini. Jembatan ini melintasi Sungai Banjir Kanal Timur, menghubungkan Jalan R. A. Kartini dan Jalan Jolotundo. Sehingga kini jalan Jolotundo-Jalan R. A. Kartini menjadi sangat padat dan seringkali terjadi kemacetan. Metode penelitian dilakukan dengan survei untuk mendapatkan data primer. Setelah itu, data dianalisis berdasarkan MKJI (Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997). Dari hasil survei jalan R. A. Kartini memiliki volume pada jam puncak pagi sebesar 1069 smp/jam, pada jam puncak siang sebesar 788,1 smp/jam, pada jam puncak sore sebesar 1096,7 smp/jam. Sedangkan hasil perhitungan kapasitas jalan diperoleh jumlah kapasitas maksimum sebesar 1256,64 smp/jam. Terjadinya kecepatan di jalan R. A. Kartini, penurunan kecepatan adalah sebesar 43,74 %, dari kecepatan arus rencana (FV30,94 km/jam <FVo= 55 km/jam). Penilaian kinerja di jalan R. A. Kartini saat ini kurang mampu melayani volume, yang dibuktikan dengan hasil perhitungan derajat kejenuhan (Degre of Saturation) yaitu sebesar 0,85 pada jam puncak pagi, 0,62 pada jam puncak siang, 0,87 pada jam puncak sore, sedangkan batas maksimum kinerja jalan yang ideal yaitu memiliki nilai DS < 0,75. Dari hasil analisis Jam Puncak Pagi diperoleh tingkat pelayanan dengan kategori E yang artinya: Kepadatan lalu lintas sangat rendah karena hambatan interval lalu lintas tinggi. Pengemudi mulai merasakan kemacetan-kemacetan durasi pendek. Pada jam puncak siang diperoleh tingkat pelayanan dengan kategori Ċ yang artinya Arus stabil tetapi kecepatan dan pergerakan kendaraan dikendalikan oleh volume lalu lintas yang tinggi, serta Kepadatan lalu lintas meningkat dan hambatan internal meningkat. Pada jam puncak sore diperoleh tingkat pelayanan dengan kategori nilai E yang artinya: Kepadatan lalu lintas sangat rendah karena hambatan interval lalu lintas tinggi. Pengemudi mulai merasakan kemacetan-kemacetan durasi pendek.
Kata kunci: Derajat Kejenuhan, Kecepatan Arus Bebas, Kapasitas Jalan, MKJI 1997
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Derajat Kejenuhan, Kecepatan Arus Bebas, Kapasitas Jalan, MKJI 1997 |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements |
| Divisions: | Fakultas Teknik > 22201 - S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | Fakultas Teknik |
| Date Deposited: | 06 Sep 2025 15:09 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 05:54 |
| URI: | http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/2318 |
