ANALISIS BAHAN TIMBUNAN ANTARA TANAH URUG DAN MORTAR FOAM PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL YOGYAKARTA-BAWEN

Jayatno, Frisko Dwi (2025) ANALISIS BAHAN TIMBUNAN ANTARA TANAH URUG DAN MORTAR FOAM PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL YOGYAKARTA-BAWEN. Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

[thumbnail of repository Frisko.D.J - 1397_C_ALVI HIDAYAT.pdf] Text
repository Frisko.D.J - 1397_C_ALVI HIDAYAT.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of frisko-lembar konsultasi.jpg]
Preview
Image
frisko-lembar konsultasi.jpg

Download (92kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Pembangunan infrastruktur Jalan Tol Yogyakarta-Bawen menghadapi tantangan pada kondisi tanah dasar yang lunak. Penggunaan timbunan konvensional dengan tanah urug dapat menimbulkan risiko penurunan jangka panjang. Sebagai alternatif, inovasi material timbunan ringan seperti mortar foam ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut. Meskipun mortar foam unggul karena bobotnya yang ringan, pertimbangan biaya material dan metode pelaksanaannya perlu dibandingkan dengan tanah urug.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan biaya dan waktu pelaksanaan antara penggunaan mortar foam dan tanah urug pada proyek tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif, melalui studi literatur, observasi lapangan, dan analisis data sekunder seperti Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP).Hasil analisis untuk volume pekerjaan 4.860 m3 menunjukkan bahwa mortar foam secara signifikan lebih efisien dari segi waktu. Pelaksanaannya hanya membutuhkan 20 hari, hampir dua kali lebih cepat dibandingkan dengan urugan tanah yang memerlukan 39 hari. Namun, dari segi biaya, total biaya untuk mortar foam lebih tinggi (Rp 4,93 miliar) dibandingkan urugan tanah (Rp 4,33 miliar). Harga satuan per m' untuk mortar foam adalah Rp1.015.226,17, sedangkan untuk urugan tanah adalah Rp891.313,20. Kesimpulannya, penggunaan mortar foam menawarkan keunggulan utama dalam percepatan waktu konstruksi, tetapi dengan biaya yang lebih tinggi. Sebaliknya, timbunan tanah urug lebih ekonomis namun membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih lama. Pemilihan di antara kedua metode ini bergantung pada prioritas utama proyek, apakah efisiensi waktu atau efisiensi biaya.

Kata Kunci: Mortar foam, tanah urug, timbunan ringan, efisiensi konstruksi jalan, jalan tol.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Mortar foam, tanah urug, timbunan ringan, efisiensi konstruksi jalan, jalan tol
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Fakultas Teknik > 22201 - S1 Teknik Sipil
Depositing User: Fakultas Teknik
Date Deposited: 12 Sep 2025 06:30
Last Modified: 24 Dec 2025 05:46
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/2347

Actions (login required)

View Item
View Item