Aghna, Oriwarda Yaumul (2025) ANALISIS OPTIMASI WAKTU DAN BIAYA DENGAN METODE CRASHING PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG FKIP UNIVERSITAS MURIA KUDUS. Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.
FILE SCAN TA_23.1888_ORIWARDA YAUMUL AGHNA - Bro Rii.pdf
Download (4MB)
oriwarda y. aghna - lembar konsultasi.jpeg
Download (137kB) | Preview
Abstract
ABSTRAK
Keterlambatan suatu proyek sering kali diakibatkan kurang baiknya penjadwalan, pengendalian serta faktor tidak terduga, maka dari itu diperlukan optimasi agar penyelesaian proyek tidak terlambat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui besarnya waktu dan biaya yang dibutuhkan jika dilakukan optimasi (crashing program) dengan penambahan jam kerja, serta mengetahui waktu dan biaya yang paling optimal pada durasi crashing. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Metode crashing merupakan proses yang sistematis untuk menganalisis peristiwa kegiatan pekerjaan dalam suatu proyek yang dipusatkan pada jalur kritis untuk menentukan kegiatan yang dapat dipercepat dengan menggunakan variabel cost agar mendapat durasi yang maksimal dan ekonomis. Produktivitas tenaga kerja merupakan perbandingan antara input yang berupa jam kerja dan output yang berupa unit hasil pekerjaan. Hasil dari analisis optimasi menggunakan metode crashing dengan penambahan jam kerja (lembur) menunjukkan bahwa pada durasi lembur 2 jam didapatkan percepatan durasi penyelesaian proyek menjadi 9 hari lebih cepat, dengan biaya total proyek normal sebesar Rp35.353.000.000,00 dan biaya total setelah crashing sebesar Rp34.405.999.335,03 atau terjadi penghematan biaya sebesar Rp947.000.664,97 (3%). Sedangkan pada durasi lembur 4 jam didapatkan percepatan waktu 8 hari lebih cepat dari durasi normal, dengan biaya total setelah crashing sebesar Rp34.513.802.469,76 atau terjadi penghematan biaya sebesar Rp839.197.530,24 (2%). Berdasarkan hasil tersebut, waktu dan biaya paling optimal dipilih dengan mempertimbangkan keuntungan dan kerugian dari pihak owner maupun kontraktor, yaitu pada penambahan jam kerja lembur (overtime) selama 4 jam kerja dengan durasi 354 hari kalender dan total biaya Rp34.513.802.469,76 yang mampu mengefisiensikan biaya sekaligus mengoptimalkan waktu pelaksanaan proyek
Kata kunci: optimasi waktu biaya, metode crashing, biaya optimal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | optimasi waktu biaya, metode crashing, biaya optimal. |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TH Building construction |
| Divisions: | Fakultas Teknik > 22201 - S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | Fakultas Teknik |
| Date Deposited: | 29 Sep 2025 08:01 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 06:12 |
| URI: | http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/2361 |
