PERAN SATUAN RESERSE KRIMINAL (SATRESKRIM) DALAM MENANGGULANGI KEJAHATAN DI KEPOLISIAN RESOR BLORA

., Ngasi (2025) PERAN SATUAN RESERSE KRIMINAL (SATRESKRIM) DALAM MENANGGULANGI KEJAHATAN DI KEPOLISIAN RESOR BLORA. Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

[thumbnail of 231003742010462_SKRIPSI.pdf] Text
231003742010462_SKRIPSI.pdf

Download (333kB)

Abstract

Kepolisian sebagai Alat Negara penegak hukum berkewajiban untuk menjamin tertib dan tegaknya hukum serta terbinanya ketentraman masyarakat guna mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri, terselenggaranya fungsi pertahanan keamanan Negara dan tercapainya tujuan nasional dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Sesuai dengan UU No.2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Selain aparat Negara penegak hukum polisi juga memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan pada masyarakat serta mendukung terwujudnya masyarakat madani yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945. Kenyataan ini membuat aparat Kepolisian untuk bekerja lebih keras dalam menangani masalah kejahatan dengan melakukan tindakan-tindakan preventif dan represif bagi pelaku, kejahatan berdasarkan uraian di atas penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul "Peran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Dalam Menanggulangi Kejahatan Di Polres Blora”, Dalam penulisan skripsi ini penulis mengangkat perumusan masalah yaitu: 1. Peran apa sajakah yang dilakukan oleh Satuan Reserse kriminal (Satreskrim) dalam menanggulangi kejahatan di Polres Blora ? dan 2.Hambatan dan upaya apa saja yang dihadapi oleh satuan Reserse kriminal (Satreskrim) dalam menanggulangi kejahatan di Polres Blora ? Sedangkan dalam metode penelitian, penulis menggunakan Tipe penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian Normatif Hukum Yuridis mengingat masalah yang diteliti adalah faktor yuridis atau faktor hukum. Spesifikasi dalam penelitian ini bersifat deskriptif analis yaitu mengenai penanganan tindak pidana oleh aparat kepolisian yang terjadi di Polres Blora. Data yang diperoleh dalam penelitian ini kemudian diolah melalui editing yaitu proses memeriksa dan meneliti data sekunder dan data primer untuk mendapatkan data yang benar dan disusun secara sistematis dan terperinci. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa diambil suatu kesimpulan bahwa aparat kepolisian dalam menangani tindak pidana melakukan upaya-upaya sebagai berikut : setelah mendapat informasi dari masyarakat kemudian mendatangi TKP, mencatat Saksi, membuat laporan Polisi, meminta keterangan dan mengadakan penyidikan dan penyelidikan. Faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan penanganan tindak pidana adalah keterbatasannya sarana dan prasarana aparat kepolisian untuk melakukan penyidikan dan penyelidikan. Sedangkan upayaupaya yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat melalui Babinkamtibmas dan instansi terkait.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: peran, satreskrim, polres Blora
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74201 - S1 Hukum
Depositing User: Fakultas Hukum
Date Deposited: 04 Nov 2025 02:34
Last Modified: 04 Nov 2025 02:34
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/2507

Actions (login required)

View Item
View Item