Winarni, Aris Toening PENGARUH POLA ASUH, SERTA KEBIJAKAN PEMERINTAH DESA TERHADAP PREVALENSI STUNTING PADA BALITA DI DESA BRANGSONG. Discussion Paper. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. (Submitted)
LAPORAN MPA Aris Toening W.docx
Download (446kB)
Abstract
Pengaruh pola asuh pada Balita serta kebijakan yang diterapkan pemerintah desa brangsong untuk mengukur penanganan stunting. Dalam penelitan ini, dibatasi pada Variabel X pengaruh pola asuh meliputi: Pemberian makan utama, Porsi makan, pemberian minuman bergizi, pemberian MPASI serta fasilitas kesehatan yang ada. X2 kartu indonesia sehat meliputi: efektivitas, efisiensi, kecukupan dan Variabel kebijakan pemerintah desa meliputi : progam desa, anggaran stunting yang tersedia, lintas sektor yang ikut andil, sosialisasi serta evaluasi progam. penelitan ini di desa brangsong Kecamatan brangsong yang bertujuan Untuk menganalisis pengaruh pola asuh serta kebijakan pemerintah desa terhadap prevalensi stunting pada balita di desa Brangsong. Tipepenelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian penjelasan (explanatory reesearch) dengan menggunakan metode survey, yaitu penelitian yang berusaha menjelaskan. pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Masyarakat yangakan dijadikan sampel yaiut sebesar 25 orang. teknik pengumpulan data meliputi: observasi, kuesioner, interview guide dan studi pustaka. Hasil penelitian : 1) pengaruh pola asuh (Variabel X1), kontribusi pengaruh pola asuh sudah mencapai nilai makmal. Setelahdilakukan analisis data dengan menggunakan nilai komulatif, di peroleh persentase sebesar 73,32%, sehingga dalam kategori sangat tinggi. 2) kebijakan pemerintah desa (Variabel X2), kontribusi kebijakan pemerintah desa belum mencapai nilai maksimal. Setelah dilakukan analisis data dengan menggunakan nilai komulatif, di peroleh persentase sebesar 69,42 %, sehingga dalam kategori sedang. 3) prevalensi stunting (Variabel Y), kontribusi pendapat masyarakat mengenai prevalensi stunting masih belum mencapai nilai maksimal. Setelah dilakukan analisis data dengan menggunakan nilai komulatif, di peroleh persentasesebesar 66,35%, sehingga dalam kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa antarvariabel pola asuh serta kebijakan pemerintah desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap prevalensi satu Ting yang terjadi di desa Brangsong. Saran penelitian ini adalah
(1) pola asuh yang diterapkan pada balita dalam prevalensi stunting sudah cukup baik. Sehingga tingkat kesadaran masyarakat terhadap stunting juga meningkat. Hal yang perlu dipertahankan mengingat tingkat stunting didesa brangsong masih cukup tinggi maka perlu diperhatikan khusus guna menurunkan angka stunting yang terjadi di desa brangsong.
| Item Type: | Monograph (Discussion Paper) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pola asuh, kebijakan, Desa, Prevalensi, Stunting |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik > 63201 - S1 Administrasi Publik |
| Depositing User: | Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik |
| Date Deposited: | 12 Nov 2025 03:20 |
| Last Modified: | 12 Nov 2025 03:20 |
| URI: | http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/2524 |
