TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP PENYALAHGUNAAN MINUMAN KERAS YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DI KABUPATEN DEMAK

WIJARNAKO, BACHTIAR KUKUH (2026) TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP PENYALAHGUNAAN MINUMAN KERAS YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DI KABUPATEN DEMAK. Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

[thumbnail of 221003742019319_SKRIPSI.pdf] Text
221003742019319_SKRIPSI.pdf

Download (746kB)

Abstract

Penyalahgunaan minuman keras oleh anak merupakan salah satu bentuk kenakalan remaja yang semakin mengkhawatirkan, termasuk di Kabupaten Demak. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik dan psikologis anak, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kriminogen yang menyebabkan anak melakukan penyalahgunaan minuman keras serta menganalisis upaya pencegahan dan penanggulangan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, keluarga, dan masyarakat di Kabupaten Demak.Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis-sosiologis dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi lapangan, serta wawancara dengan aparat kepolisian, guru, dan masyarakat. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan meninjau realitas sosial melalui perspektif kriminologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan minuman keras oleh anak di Kabupaten Demak dipengaruhi oleh lima faktor utama: (1) faktor lingkungan, berupa rendahnya pengawasan orang tua dan pergaulan yang tidak sehat; (2) faktor kepribadian, seperti rendah diri, tekanan psikologis, dan kurangnya kemampuan pengendalian diri; (3) faktor sosial, terkait lemahnya kontrol sosial, minimnya fasilitas kegiatan remaja, serta kuatnya pengaruh teman sebaya; (4) faktor budaya dan pengaruh luar, termasuk anggapan bahwa minum alkohol merupakan simbol modernitas dan kedewasaan; serta (5) faktor ekonomi, berupa mudahnya akses terhadap minuman keras murah yang dijual secara ilegal oleh oknum penjual.Upaya pencegahan dan penanggulangan dilakukan melalui empat pendekatan: pre-emptif, dengan edukasi bahaya alkohol dan penguatan nilai moral; preventif, melalui pengawasan peredaran minuman keras dan penyediaan kegiatan alternatif bagi remaja; represif, melalui operasi kepolisian, penindakan terhadap penjual miras ilegal, serta pembinaan terhadap anak; dan restoratif, melalui diversi, konseling, serta reintegrasi sosial. Penegakan hukum di Kabupaten Demak telah mengedepankan prinsip perlindungan anak dan berupaya mengutamakan pembinaan dibandingkan pemidanaan. keberhasilan penanggulangan penyalahgunaan minuman keras membutuhkan sinergi antara keluarga, masyarakat, sekolah, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum. Upaya terpadu yang menggabungkan kontrol sosial, edukasi, dan pendekatan restoratif menjadi kunci
dalam mencegah anak terjerumus lebih jauh ke perilaku menyimpang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kriminologi, Anak, Penyalahgunaan Minuman Keras, Kabupaten Demak, Penanggulangan
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74201 - S1 Hukum
Depositing User: Fakultas Hukum
Date Deposited: 03 Jun 2026 06:55
Last Modified: 03 Jun 2026 06:55
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/3021

Actions (login required)

View Item
View Item