PERAN KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI KERUSUHAN YANG TERJADI SAAT DEMONSTRASI DI WILAYAH HUKUM POLRES BATANG

REYFALDY, ILHAM LEO (2026) PERAN KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI KERUSUHAN YANG TERJADI SAAT DEMONSTRASI DI WILAYAH HUKUM POLRES BATANG. Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

[thumbnail of 221003742019244_SKRIPSI.pdf] Text
221003742019244_SKRIPSI.pdf

Download (481kB)

Abstract

Polisi sebagai pelayan masyarakat harus ramah dan sopan dengan masyarakat yang dilayani termasuk dalam etika, serta semua harus dilayani dengan cepat dan penuh simpati khususnya saat menangani aksi demonstrasi. Untuk menciptakan kondisi tertib dan lancar, sangat dibutuhkan hubungan yang harmonis antara masyarakat dengan aparat kepolisian, tindakan-tindakan yang harus diambil oleh aparat kepolisian untuk mewujudkan hubungan dengan masyarakat yang tertib dan efektif, maka dapat dirumuskan masalah bagaimana peran Kepolisian dalam menanggulangi kerusuhan saat terjadi demonstrasi di wilayah hukum Polres Batang serta kendala-kendala yang di hadapi oleh kepolisian dalam menangani kerusuhan pada saat terjadi demonstrasi dan upaya yang dilakukan ? Sedangkan metode pengumpulan data dengan cara studi kepustakaan dan situasi lapangan, dan metode analisis data yang digunakan adalah analisa kualitatif dengan menggunakan cara berpikir induktif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa kepolisian di wilayah hukum Polres Batang dalam menanggulangi aksi demonstrasi telah melaksankana tugas, peran, prosedur serta tanggung jawabnya sesuai ketentuan yang berlaku. Peraturan yang menjadi dasar adalah Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 serta peraturan-peraturan Kepolisian negara Republik Indonesia khususnya yang berkaitan dengan penanganan demonstrasi. Kendala-kendala di lapangan, antara lain : kendala internal kendala ini berupa kurangnya jumlah personil dan juga keterbatasan sarana dan prasarana perlengkapan yang digunakan. Kendala eksternal adalah kendala yang muncul dan berasal dari luar yaitu warga masyarakat sebagai pelaku aksi demonstrasi. antara lain kurangnya kesadaran masyarakat dalam melakukan aksi demonstrasi secara tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku.Bahkan saat melakukan demonstrasi lebih mengedepankan emosi tanpa memahami makna dan tujuan berdemonstrasi sehingga masyarakat yang demikian sangat mudah terprovokasi.Adapun upaya yang dilakukan dengan melakukan sosialisasi, edukasi serta pembinaan kepada masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Peran, Penanggulangan, Demonstrasi
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74201 - S1 Hukum
Depositing User: Fakultas Hukum
Date Deposited: 26 Jun 2026 02:10
Last Modified: 26 Jun 2026 02:10
URI: http://repository.untagsmg.ac.id/id/eprint/3162

Actions (login required)

View Item
View Item